OMBAK,Sesuai Namanya Begitu pula Kisah yang Dijalaninya
Berawal tahun 1990 terbentuklah band New Castle Disease yang beranggotakan almarhum Aji (vox) , Kabul (bass), Aga (guitars), Fredi (guitars), Ario (drums). Semua siswa SMAN 6 Mahakam Jakarta Selatan, yang sering membawakan lagu-lagu Sex Pistols & Ramones.
Setahun kemudian, New Castle Disease merubah nama mereka menjadi New Disease dengan pergantian sejumlah personil yaitu almarhum Aji (vox) yang mengajak saudaranya Sam (bass), Agung (vox), Aga (guitars, keyboards), Irvan (guitars), dan Roy (drums) serta beralih membawakan lagu-lagu The Cure, Stone Roses, Charlatans, Neds Atomic Dustbin, Northside,dll.
New Disease adalah salah satu home band The Black Hole saat itu bersama dengan De Brams (pelajar SMA 82 Daha), Submission dari Young Offender, Bottoms Up (kemudian menjadi Getah), Netral (sebelum rilis album) dll.
Ketika New Disease tampil lengkap dengan dandanan Brit Music saat di panggung, dari sekitar 100 orang yang menonton paling hanya 10 orang yang mengerti dan suka.
Singkat cerita The Black Hole pindah ke Manari, kemudian menjadi Poster Cafe serta pernah mengadakan acara di ex Pije-Pije Lebak Bulus yaitu Hot Spot.
Demikian juga New Disease ikut mengisi acara di tempat-tempat tersebut. Namun pada tahun 1996 karena kesibukan para personilnya yang kuliah di luar negeri dan bekerja, New Disease pun vakum.
New Disease awalnya adalah perkenalan dan persahabatan Sam (bass) dan Aga (guitars) yang terus bermain musik bersama karena dirasa sangat cocok satu sama lain dan bisa saling mengisi.
Suatu waktu Sam mengenalkan kepada Aga sahabat serumahnya yang baru pulang dari sekolah di luar negeri yang bernama Sendy. Lalu mereka bertiga mulai menggarap lagu bersama. Warna musiknya lebih terdengar seperti Suede dicampur Stone Roses. Sekarang yang menjadi masalah adalah mencari pemain drum yg suka ketukan staccato patah-patah tapi tetap enjoy buat goyang. Setelah mengikuti 10 kali audisi, akhirnya di audisi yang ke 11 menemukan drumer yg cocok yaitu Rana yang ternyata adalah tetangga satu kompleks dengan Sam.
Semua sangat kaget waktu melihat karya buatan tangan Rana yang melukis Stephen Perkins sedang memainkan perkusi. Lalu dengan usulan nama dari Sam, mereka pun mendirikan band Sky Juice yang sempat merekam 2 lagu sendiri featuring almarhum Teddy ‘opa’ (percussionist Steven & Coconuttreez).
Setelah berhasil merampungkan 2 lagu Sky Juice pun vacum, dikarenakan kesibukan semua personil. Kemudian di tahun 1997 Aga (guitars), Rana (drums), bersama Sendy (vox) dan Bobby (bass) membentuk Boogie Vibes yang beraliran Acid Jazz / Disco Funk dan sempat merekam 4 demo lagu yang diputar di Indie Lapan Prambors, Indika, dan radio lain, sebelum akhirnya vacum karena Sendy melanjutkan sekolah keluar negeri.
Akhirnya akhir tahun 1997 mereka sepakat membentuk band OMBAK yang terdiri dari Erry (vox), Aga (guitars), Rana (drums) dan Sam (bass) dengan memainkan lagu-lagu dari Jane’s Addiction, Red Hot Chili Peppers dan Infectious Grooves.
Tahun 1997 dirasakan pengaruh narkoba sangat besar, sehingga banyak sekali lagu-lagu yang tidak sempat direkam dan sering terjadi gonta-ganti personil.
Tahun itu bersamaan dengan krisis ekonomi dan kemudian diikuti dengan kerusuhan 1998. Di tahun-tahun ini banyak rekan sejawat band yang ‘pergi’ akibat drugs serta banyak yang mencoba rehabilitasi sendiri di kamar, atau di RSKO.
Dan pada 31 Maret 2000 Ombak merekam sebuah lagu yang lirikya dibuat oleh Aga, dan basslinenya dibuat oleh Rana sang drummer.
Karena kesibukannya, Rana dan Sam sempat keluar dari Ombak dan posisi mereka diisi oleh Ponti (drums) dan Revi (bass).
Pada 15 Maret 2004 OMBAK sempat merampungkan lagu ‘Angkasa’ dengan formasi ini.
Akhirnya di masa pandemi di bulan Desember 2020 ini, personil memilki tekad untuk merampungkan rekam jejak digital selama 20 tahun berkiprah, OMBAK kembali dengan formasi Erry (vox), Aga (guitars), Sam (bass) dan Rana (drums) dan telah merilis single perdana dengan judul yang sama yaitu ‘Ombak’ bersama label Kana Musik & Believe Distributions.
Komentar